Sabtu, 24 September 2016

Buat pecinta pedas ini makanan bisa menjadi makanan favorit

Olos, nama kuliner yang satu ini mungkin terdengar asing. Tapi ketika anda mencicipinya, cemilan ini pasti akan membuat anda ketagihan, apalagi buat yang suka pedas begitu pula buat yang tidak terlalu suka pedas. Olos ini berebentuk bulat, terbuat dari  campuran tepung terigu, aci, lobak (kol), cabai rawit dan bumbu-bumbu dapur lainnya. Yang membuat makanan ini menjadi lebih enak rasa khasnya yaitu pedas.  Jadi jangan kaget apabila Anda menemukan potongan cabai rawit di dalamnya.



Camilan ini sangat digemari oleh masyarakat khususnya daerah Tegal yang menjadi tempat lahirnya kuliner ini pertama kali. Diantara banyaknya penggemar olos, yang paling banyak adalah kalangan remaja karena para mereka ini sangat menyukai rasa yang pedas ditambah dengan rasa gurihnya.



Di kota asalnya, jajanan ini dapat ditemui dengan mudah di pinggir-pinggir jalan. Biasanya para pedagang olos berjualan di depan sekolah seperti SD, SMP, atau SMA atau di pinggir jalan yang cukup rame. Setiap pedagang menjanjikan rasa yang berbeda dan kepedasan yang berbeda pula, bentuk pun sampai beda, ada yang bulat kecil ada yang bulat besar itu tergantung lidah dan selera masing-masing.



Olos akan lebih nikmat saat dimakan dalam keadaan hangat. Tapi sayangnya untuk daerah luar Tegal dan sekitarnya makanan ini masih susah untuk dicari. Seiring perkembangan selera, para pedagang olos berinovasi dengan membuat olos aneka rasa.

Sekarang olos tidak hanya berisi sayuran dan cabai rawit yang pedas, tetapi ada juga olos isi ayam, sosis, bakso,  yang rasanya tidak pedas. Jadi jangan khawatir untuk Anda yang tidak suka pedas. Ada juga olos kocok, olos kocok adalah olos yang diberi tambahan berbagai rasa bumbu seperti Barbeque, keju, pedas dan manis.

Olos yang kini menjadi makanan tradisional dari kabupaten Tegal ini, berasal dari Desa Jatirawa Kecamatan Tarub. Pembuat olos yang pertama kali yaitu Ibu Khotiah yang beralamat di Desa Jatirawa RT 01 RW 01 No. 26, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Beliau adalah  seorang ibu rumah tangga di desa Jatirawa yang sudah tidah mempunyai suami lagi. Olos ini ia jual untuk menghidupi anak-anaknya. Makanan Olos ini dibuat pertama kali pada tahun 1995 dan masih ada sampai sekarang. Di rumah yang cukup sederhana milik Ibu Khotia lah olos tercipta.



Tertarik untuk mencobanya? Jika Anda sedang berkunjung ke Tegal, jangan lupa untuk mencoba jajanan yang satu ini. Dijamin akan membuat Anda ketagihan.

Buat yang mau membuat olos sendiri, berikut ini resep cara membuat olos :

Resep Olos Isi Sayuran

Bahan kulit :

Tepung ACIKU 1 bungkus ( ACIKU adalah tepung aci dari Tegal yang sudah berbumbu )
2 sendok makan tapioka
2 sendok makan tepung terigu protein rendah
Gula pasir 1/2 sendok teh
Air panas secukupnya ( 100 – 125 ml )

Bahan isi :
1 buah wortel, potong korek api
25 gram tauge panjang
5 lembar kol, iris halus
1/2 sendok teh bumbu kaldu ayam bubuk & garam secukupnya
Gula pasir 1 / 2 sendok teh
1 batang daun bawang, iris halus
Bumbu halus untuk tumis sayuran :
1 siung bawang putih , 2 siung bawang merah
5 buah cabai rawit merah ( sesuai selera pedasnya )
1/4 sendok teh merica butiran

Cara Membuat :
1. Panaskan 1 sendok minyak goreng, tumis bumbu halus untuk sayuran hingga harum.
2. Masukkan wortel, aduk hingga wortel layu, lalu masukkan sayuran dan bumbu lain. Masak hingga sayuran layu. Angkat kemudian biarkan dingin. Buang jika ada airnya.
3. Aduk rata semua bahan kulit, tuangi air panas sedikit demi sedikit hingga adonan kalis, tapi masih mudah di bentuk.
4. Ambil adonan secukupnya, bentuk bulat, pipihkan. Isi dengan tumisan sayuran secukupnya. Bentuk bulat kembali. Masukkan ke minyak dingin di wajan. Jika wajan sudah penuh dengan olos , nyalakan api kecil, dan goreng olos hingga mengembang dan kering luarnya.
5. Sajikan hangat.

Tips :
Gunakan api kecil saja saat menggoreg olos dan gunakan wajan yang tebal dengan minyak banyak supaya mateng sempurna sampai bagian dalamnya.

Rabu, 21 September 2016

Kamu Suka Makan Bebek? Sudah Tau Cara menghilangkan Bau amis pada bebek? Cobain Cara Berikut ini!

Pecinta hidangan bebek tentu sudah tak asing dengan menu bebek cabai ijo, bebek goreng kremes, atau bebek penyet.


Tapi, lezatnya bebek akan hilang saat ada aroma amis tercium.

Daging bebek memang tak banyak dijual di supermarket seperti layaknya daging ayam pada umumnya. Jika beruntung, kita bisa mendapatkan daging bebek yang sudah bersih dari bulu dan tinggal mengolahnya.



Membuat hidangan bebek bebas dari bau amis tentu menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana cara menghilangkan bau amispada daging bebek?

* Cuci dengan jeruk.
Jeruk dapat diandalkan untuk mengusir bau amis pada ikan atau seafood. Jeruk juga dapat menghilangkan bau amis pada dagingbebek atau ayam. Setelah bebek dipotong-potong, tambahkan perasan air jeruk nipis atau lemon ke dalamnya.

Balurkan sambil remas ke seluruh bagian daging bebek yang telah dipotong. Bilas dengan air bersih.

* Buang bagian tunggir.

Tunggir atau bagian pantat bebek yang banyak kandungan lemaknya adalah salah satu penyebab bau amis pada bebek. Cuci bersih bebek, kemudian potong dan buang bagian tunggirnya.

* Rebus dengan rempah

Siapkan air mendidih yang telah dimasukkan daun salam, serai, daun jeruk, jahe, dan kunyit yang telah dihaluskan. Aroma rempah dan kunyit dapat menghilangkan bau amis pada daging bebek yang akan diolah nantinya.

* Panggang di atas arang.

Panggang bebek yang masih utuh di atas bara arang. Dengan posisi menggantung, letakkan bagian tunggir dekat dengan sumber panas bara. Pastikan bara arang tidak terlalu besar karena fungsinya untuk mengurangi lemak, bukan untuk mematangkannya.

Biarkan selama beberapa saat sampai lemak pada bebek luruh dan menetes keluar. Jangan lupa untuk tetap membuang bagian tunggirnya.

Mudah, bukan? Kini berbagai olahan dari daging bebek dapat langsung dicoba tanpa khawatir dengan aroma amisnya.